<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bii_oshanna's Weblog &#187; Fotografi</title>
	<atom:link href="http://biioshanna.wordpress.com/category/fotografi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://biioshanna.wordpress.com</link>
	<description>umMmMm.....Try to be the blogger....</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Apr 2008 04:28:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='biioshanna.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/7b847cde1c6c96b2393c3cedad0cfa25?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bii_oshanna's Weblog &#187; Fotografi</title>
		<link>http://biioshanna.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://biioshanna.wordpress.com/osd.xml" title="Bii_oshanna&#8217;s Weblog" />
		<item>
		<title>Apa sih SLR itu.,???</title>
		<link>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/12/apa-sih-slr-itu/</link>
		<comments>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/12/apa-sih-slr-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2008 04:28:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bii_oshanna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fotografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://biioshanna.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[SLR adalah singkatan dari Single Lens Refleks. ini adalah jenis kamera yang paling umum, ciri utama dari SLR adalah lensanya cuma satu. Sinar yang dilewatkan oleh lensa, dipantulkan oleh sebuah cermin ke arah prisma di atas cermin lalu ke lobang ngintip di belakang kamera.
pas motret, cermin akan ngangkat supaya cahaya dari lensa bisa langsung diteruskan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=biioshanna.wordpress.com&blog=3121512&post=26&subd=biioshanna&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>SLR adalah singkatan dari Single Lens Refleks. ini adalah jenis kamera yang paling umum, ciri utama dari SLR adalah lensanya cuma satu. Sinar yang dilewatkan oleh lensa, dipantulkan oleh sebuah cermin ke arah prisma di atas cermin lalu ke lobang ngintip di belakang kamera.</p>
<p>pas motret, cermin akan ngangkat supaya cahaya dari lensa bisa langsung diteruskan ke film.</p>
<p>lensa di kamera ini bisa di ganti2&#8230; dan kebanyakan (kebanyakan&#8230; bukan semua) kamera yang pake sistem ini memakai format film 135 (film biasa). kamera dengan format medium (film dengan lebar 6cm) juga ada yang pake sistem SLR. tapi tidak umum.</p>
<p>jenis kamera yang hampir sama dengan SLR adalah TLR, Twin Lens Reflek. kamera TLR memiliki dua lensa di bodi-nya (atas-bawah). lensa yang di atas berguna untuk meneruskan cahaya ke cermin untuk memantulkan ke lobang ngintip di atas kamera.</p>
<p>lensa yang bawah meneruskan cahaya langsung ke film. kamera ini juga memakan film format medium (lebar 6cm).</p>
<p>Musuh terbesar camera adalah &#8220;<strong>noise</strong>&#8220;</p>
<p>Noise adalah kesalahan perhitungan dari sensor digital camera, sehingga warna yang tercatat pada file berbeda jauh ketimbang aslinya. Sehingga gambar kita akan telihat seperti cacat, keluar titik putih atau kekurangan warna.</p>
<p>Apa bedanya 8MP point-and-shoot dengan 8MP SLR?<br />
beda di ukuran fisik sensor itu sendiri. kalau di point-and-shoot, sensornya berukuran lebih kecil ketimbang yang di SLR. jadi, bedanya bisa sampai 2/3x lebih besar SLR dari pada pocket, hal ini dilakukan untuk bisa menghemat biaya. sehingga pada hasil akhirnya, kamera dapat dijual lebih murah ketimbang kelas SLR.</p>
<p>Karena pada point-and-shoot lebih banyak sensor yang dimampatkan dalam satu bidang ukuran panjang dan lebar, kemungkinan untuk melakukan kesalahan perhitungan warna, lebih mungkin terjadi. dus, lebih banyak noise-nya. kalo banyak noise, maka hasilnya pun akan tidak maksimal.</p>
<p>ISO speed yang tinggi biasanya dipakai pada kondisi cahaya yang kurang. dengan cahaya-nya minim, sensor dipaksa untuk tetap bisa membaca cahaya yang masuk. akibat &#8216;pemaksaan&#8217; tersebut, sensor melakukan kesalahan dalam perhitungan warna. dus membuat noise di file gambar. dus membuat gambar tidak bagus.</p>
<p>DAN pada sensor kamera yang bagus (dan biasanya lebih mahal), kesalahan perhitungan lebih kecil ketimbang pada kamera yang sensor kameranya lebih jelek. sehingga noisenya pun jadi lebih sedikit pada kamera yang bagus.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/biioshanna.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/biioshanna.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/biioshanna.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/biioshanna.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/biioshanna.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/biioshanna.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/biioshanna.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/biioshanna.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/biioshanna.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/biioshanna.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/biioshanna.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/biioshanna.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=biioshanna.wordpress.com&blog=3121512&post=26&subd=biioshanna&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/12/apa-sih-slr-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e139539035f11c36542d92044dfbeea?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bii_oshanna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fotografi</title>
		<link>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/11/fotografi/</link>
		<comments>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/11/fotografi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 18:52:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bii_oshanna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fotografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://biioshanna.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Dalam seni rupa, fotografi adalah proses pembuatan lukisan dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera.
Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=biioshanna.wordpress.com&blog=3121512&post=20&subd=biioshanna&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam seni rupa, <strong>fotografi</strong> adalah proses pembuatan <a title="Lukisan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lukisan">lukisan</a> dengan menggunakan media <a title="Cahaya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cahaya">cahaya</a>. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau <a title="Foto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Foto">foto</a> dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah <a title="Kamera" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kamera">kamera</a>.</p>
<p>Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).</p>
<p>Untuk menghasilkan ukuran cahaya yang tepat untuk menghasilkan bayangan, digunakan bantuan alat ukur lightmeter. Setelah mendapat ukuran cahaya yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur cahaya tersebut dengan mengatur ASA (<a title="Kecepatan film" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecepatan_film">ISO Speed</a>), diafragma (<em>aperture</em>), dan penggunaan filter.</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fotografi">http://id.wikipedia.org/wiki/Fotografi</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/biioshanna.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/biioshanna.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/biioshanna.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/biioshanna.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/biioshanna.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/biioshanna.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/biioshanna.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/biioshanna.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/biioshanna.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/biioshanna.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/biioshanna.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/biioshanna.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=biioshanna.wordpress.com&blog=3121512&post=20&subd=biioshanna&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/11/fotografi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e139539035f11c36542d92044dfbeea?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bii_oshanna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Mengatur Cahaya</title>
		<link>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/10/cara-mengatur-cahaya/</link>
		<comments>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/10/cara-mengatur-cahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 12:53:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bii_oshanna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fotografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://biioshanna.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Jangan ngambil foto  langsung dari arah cahaya mataharinya nanti bisa ngerusak sensor di kamera..pake bukaan kecil speednya lambat aja, trus kalau lagi gak buru2 tunggu hingga matahari jatuhnya lebih miring.
Kalo emang harus njepret langsung dari arah cahayanya, tergantung kamera apa yang lo pake, kalo pocket cam flashnya jangan dimatiin. Kalo pake SLR, ukur pencahayaan normal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=biioshanna.wordpress.com&blog=3121512&post=17&subd=biioshanna&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Jangan ngambil foto  langsung dari arah cahaya mataharinya nanti bisa ngerusak sensor di kamera..pake bukaan kecil speednya lambat aja, trus kalau lagi gak buru2 tunggu hingga matahari jatuhnya lebih miring.</p>
<p>Kalo emang harus njepret langsung dari arah cahayanya, tergantung kamera apa yang lo pake, kalo pocket cam flashnya jangan dimatiin. Kalo pake SLR, ukur pencahayaan normal untuk backgroundnya yang terang, trus pake flash secukupnya deh.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/biioshanna.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/biioshanna.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/biioshanna.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/biioshanna.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/biioshanna.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/biioshanna.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/biioshanna.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/biioshanna.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/biioshanna.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/biioshanna.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/biioshanna.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/biioshanna.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=biioshanna.wordpress.com&blog=3121512&post=17&subd=biioshanna&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/10/cara-mengatur-cahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e139539035f11c36542d92044dfbeea?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bii_oshanna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Memilih Camera Digital</title>
		<link>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/10/tips-memilih-camera-digital/</link>
		<comments>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/10/tips-memilih-camera-digital/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 12:34:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bii_oshanna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fotografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://biioshanna.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Cara merawat camera digital sih gampang&#8221; susah&#8230;
Tapi cara mudahnya, jauhi camera dari air, jika bisa berikan suhu yang cukup stabil, karena pada body camera digital seperti SLR sangat mudah terkena jamur, karena di dalam body tersebut sangat lembab.
Nah setelah itu kita harus mengurus baterai,kalo Baterainya  Lithium, sebaiknya dilepas, itu kalau kalo nggak dipakai untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=biioshanna.wordpress.com&blog=3121512&post=15&subd=biioshanna&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Cara merawat camera digital sih gampang&#8221; susah&#8230;</p>
<p>Tapi cara mudahnya, jauhi camera dari air, jika bisa berikan suhu yang cukup stabil, karena pada body camera digital seperti SLR sangat mudah terkena jamur, karena di dalam body tersebut sangat lembab.</p>
<p>Nah setelah itu kita harus mengurus baterai,kalo Baterainya  Lithium, sebaiknya dilepas, itu kalau kalo nggak dipakai untuk waktu yg lama (lebih dari seminggu).</p>
<p>Kalau baterai NiMH,  lepas nggak lepas,  paling 1 &#8211; 2 taon, soak&#8230; sama saja.</p>
<p>Soal date yang ke reset, umumnya peralatan elektronik, hanya mengkonsumsi listrik yg sangat-sangat-sangat sedikit untuk settingan waktunya. biasanya diandalkan dari baterai lithium/baterai jam yg terdapat didalam, dan biasanya bisa bertahan lebih dari 5 tahun (walau kadang ada yg boros) jadi kalo settingan waktunya kereset terus, artinya baterainya sudah lemah, dan harus diganti. ada yg mudah diganti, ada yg susah (umumnya kalo handycam, mudah diganti)</p>
<p>Selain menggunakan baterai lithium, ada juga yg menggunakan super capacitor. (kapasitor mini, hanya 1.2VDC, tetapi bisa mencapai 1.5~3 Farad, malah ada yg lebih) nah, kalo pake kapasitor, biasanya hanya tahan 14-30 hari, jadi kalau baterai kita lepas lebih dari waktu tersebut, maka memory dan settingan akan</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/biioshanna.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/biioshanna.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/biioshanna.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/biioshanna.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/biioshanna.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/biioshanna.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/biioshanna.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/biioshanna.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/biioshanna.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/biioshanna.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/biioshanna.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/biioshanna.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=biioshanna.wordpress.com&blog=3121512&post=15&subd=biioshanna&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/10/tips-memilih-camera-digital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e139539035f11c36542d92044dfbeea?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bii_oshanna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Memotret Gerhana Bulan</title>
		<link>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/10/cara-memotret-gerhana-bulan/</link>
		<comments>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/10/cara-memotret-gerhana-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 12:22:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bii_oshanna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fotografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://biioshanna.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Bulan merupakan benda angkasa terdekat terhadap Bumi. Nyaris setiap malam kita bisa menyaksikan benda ini, dan boleh jadi pernah berusaha mengabadikannya. Kendati demikian memotret Bulan tidaklah semudah melihat. Berikut ini panduan memotret Bulan dengan menitik-beratkan pada porsi cahaya dan kecepatan.
Dalam fotografi, porsi cahaya baku berpatokan pada kecerahan sinar Matahari. Patokan klasik biasa dinamakan &#8220;Sunny 16 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=biioshanna.wordpress.com&blog=3121512&post=14&subd=biioshanna&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bulan merupakan benda angkasa terdekat terhadap Bumi. Nyaris setiap malam kita bisa menyaksikan benda ini, dan boleh jadi pernah berusaha mengabadikannya. Kendati demikian memotret Bulan tidaklah semudah melihat. Berikut ini panduan memotret Bulan dengan menitik-beratkan pada porsi cahaya dan kecepatan.</p>
<p>Dalam fotografi, porsi cahaya baku berpatokan pada kecerahan sinar Matahari. Patokan klasik biasa dinamakan &#8220;Sunny 16 rule&#8221;. Patokan mainnya (<em>rule of thumb</em>) kira-kira berbunyi, gunakan kecepatan 1/ASA-film (detik) pada lebar diafragma 1/16 pada siang bolong. Biasanya aturan ini disertakan dalam kemasan film.</p>
<p>Misalkan kita memakai film sepeka ASA 100 maka semestinya kita mematok kecepatan 1/100 detik (dalam praktik biasanya 1/125 detik) pada lebar diafragma 1/16. Apabila kita membuka diafragma 1/8 (dua kali selebar 1/16) maka kecepatan meningkat dua kali pula untuk mendapatkan pencahayaan yang tepat (1/500 detik). Apabila kita memakai film ASA 400 maka kecepatan acuan rana 1/400 detik (1/500 detik dalam praktek) pada lebar diafragma 1/16 untuk mendapat porsi cahaya yang wajar.</p>
<p>Bulan merupakan satelit Bumi yang berjarak nyaris sama terhadap Matahari. Oleh karena itu logika &#8220;Sunny 16 rule&#8221; berlaku juga di sini dengan sedikit aturan tambahan.</p>
<p>Aturan tambahan timbul karena Bulan berlatarbelakang angkasa yang hitam sehingga &#8216;menipu&#8217; sensor cahaya lensa. Pada lensa-lensa di bawah panjang titik-api 500 mm, cahaya dari permukaan Bulan sulit terukur akurat melalui sensor cahaya kamera (<em>light meter</em>). Biasanya fotografer memperbanyak porsi cahaya 100 persen agar pencahayaannya tepat. Jadi aturan mainnya kira-kira menjadi : kita semestinya memakai 1/ASA-film (detik) pada bukaan diafragma 1/11 ketika memotret Bulan.</p>
<p>Misalkan kita memakai film sepeka ASA 100 maka semestinya kita mematok kecepatan rana 1/125 pada diafragma 1/11. Apabila kita membuka diafragma 1/16 (separuh 1/11) maka kecepatan merosot 100 persen menjadi (1/60 detik). Apabila kita memakai film ASA 400 maka kecepatan acuan rana 1/400 detik (1/500 detik dalam praktek) pada lebar diafragma 1/11.</p>
<p>Aturan tersebut berlaku ketika Bulan purnama. Semakin kecil luas permukaan Bulan yang terlihat maka kita perlu menambah porsi cahaya yang masuk ke film. Patokan umum adalah peningkatan 100 persen cahaya sesuai perbani Bulan.</p>
<p>Pada fasa bulan-baru, porsi cahaya kira-kira memerlukan tambahan 4 &#8211; 5 kali sebanyak bulan purnama. Apabila kita memotret bulan sabit dengan kepekaan setara film ASA 400, maka kecepatan acuan rana kira-kira menjadi 1/500 detik pada lebar diafragma 1/4 atau bisa juga kecepatan 1/60 – 1/30 detik dengan lebar diafragma 1/11.</p>
<p>Apabila kita memotret bulan sabit dengan kepekaan setara film ASA 100, maka kecepatan acuan rana kira-kira menjadi 1/100 detik dengan lebar diafragma 1/4 atau bisa juga kecepatan 1/15 detik dengan lebar diafragma 1/11.</p>
<p>Hitungan ini hanyalah acuan di lapangan terutama ketika memakai lensa-lensa lebar (lebih lebar daripada 35 mm). Dalam praktik lebih sering porsi cahaya harus diperbesar ketika situasi berawan, sarat polusi cahaya, atau posisi Bulan berada dekat cakrawala. Pengukur cahaya dalam kamera baru memadai hanya ketika pemotretan menggunakan lensa cukup panjang (terutama lebih panjang daripada 200 mm).</p>
<p>Cahaya bukan satu-satunya problem dalam pemotretan bulan. Kecepatan rana yang terlalu lambat terhadap gerak Bulan (relatif terhadap lensa) akan mengaburkan citra Bulan. Faktor penentu untuk mengatasi persoalan ini terletak pada panjang titik-api lensa.</p>
<p>Bulan bergeser 1/2 derajat-busur setelah dua menit terhadap lensa dan kamera yang bergeming. Pergeseran ini semakin kentara sesuai panjang titik-api lensa yang sedang dipergunakan. Kira-kira pada panjang titik-api 50 mm, kita bisa membuka rana sampai 10 detik sebelum citra Bulan terlihat berekor. Pada panjang titik-api lensa 200 mm kesempatan merosot paling banter 2 – 4 detik. Pada panjang titik-api lensa 300 mm maka kesempatan paling banter 2 detik.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/biioshanna.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/biioshanna.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/biioshanna.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/biioshanna.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/biioshanna.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/biioshanna.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/biioshanna.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/biioshanna.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/biioshanna.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/biioshanna.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/biioshanna.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/biioshanna.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=biioshanna.wordpress.com&blog=3121512&post=14&subd=biioshanna&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://biioshanna.wordpress.com/2008/04/10/cara-memotret-gerhana-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e139539035f11c36542d92044dfbeea?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bii_oshanna</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>